Thursday, 30 April 2015

Senyumannya!

 
          "Mana Khalif ni..." Mood ingin bercanda dengan si kenit yang murah dengan senyuman apabila melihat kakak di muka pintu.

Lantas laju kaki kecilnya menuju ke kakak lalu membiarkan kakak memeluk dan mencium pipi mulus.
Tangan sibuk mengambil selipar kecil baru untuk dipakai dikaki.
Tetapi salah sarung.

"Salah tu...tukar." Kakak menegur Khalif

Boleh dibuat senyuman manis yang menggoda hati pula tu. Keterujaan menerombosi diri untuk melihat dunia di petang hari. Tetiba tanpa merungut membiarkan kakak mendukung badannya.

"Mana meoww? mmeoww?" soal kakak kepada si budak putih mulus

"mmeow takde, tuuu!!" Jari kecil rancak menunding pada pasiran di atas jalan.

"Pasir... eee kotor."  Khalif diletakkan berdiri di atas bahu jalan di seberang rumah kemudian kembali didukungnya.

Terasa beratnya seperti berat 3 guni beras 5 Kilo

Sebuah kereta kelabu yang amat dicam melintas lalu dan berhenti di hadapan rumah.

"Mama...mama!"

Ok bye.

the nearest look like K